Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Desa Banjarkulon bersama masyarakat menyelenggarakan rangkaian kegiatan Festival Watu Lembu Desa Banjarkulon Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan semangat kebersamaan, serta melestarikan seni dan budaya lokal yang tumbuh di tengah masyarakat Desa Banjarkulon.
Festival Watu Lembu dikemas dalam beberapa rangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari jalan sehat, malam tirakatan, hingga pertunjukan seni kuda kepang Turonggo Yudho. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan semangat gotong royong dan kebersamaan sebagai wujud rasa syukur dalam memperingati hari kemerdekaan.
Rangkaian Festival Watu Lembu diawali dengan kegiatan jalan sehat yang diikuti oleh masyarakat Desa Banjarkulon. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh, tetapi juga menjadi sarana berkumpul dan mempererat hubungan antarwarga.
Dengan suasana yang penuh semangat dan kekeluargaan, masyarakat mengikuti kegiatan jalan sehat dengan antusias. Kegiatan semakin meriah dengan adanya berbagai doorprize yang menambah kegembiraan peserta.
Sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dilaksanakan pula Malam Tirakatan. Kegiatan ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia.
Malam tirakatan diisi dengan doa bersama, renungan kemerdekaan, serta ungkapan rasa syukur atas nikmat kemerdekaan yang telah diwariskan kepada generasi saat ini. Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat sekaligus penuh kebersamaan.
Puncak rangkaian Festival Watu Lembu dimeriahkan dengan pertunjukan seni kuda kepang Turonggo Yudho yang dilaksanakan di Lapangan Desa Banjarkulon. Pertunjukan seni tradisional ini menjadi salah satu bentuk nyata upaya masyarakat dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal agar tetap dikenal dan dicintai oleh generasi muda.
Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk menyaksikan pertunjukan. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kesenian kuda kepang juga menjadi ruang bagi para pelaku seni untuk menampilkan kreativitas sekaligus memperkenalkan warisan budaya kepada generasi penerus.
Pelaksanaan Festival Watu Lembu tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan masyarakat Desa Banjarkulon.
Melalui rangkaian jalan sehat, malam tirakatan, dan pertunjukan seni kuda kepang Turonggo Yudho, masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga semangat gotong royong, menghargai perjuangan para pahlawan, serta melestarikan budaya dan tradisi yang menjadi identitas desa.
Pemerintah Desa Banjarkulon menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat, panitia, pemuda, pelaku seni, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya Festival Watu Lembu Tahun 2026.
Dengan semangat “Nguri-Uri Budaya dan Tradisi, Menjalin Kebersamaan, Mewujudkan Desa Berbudaya dan Sejahtera”, Festival Watu Lembu diharapkan dapat terus menjadi kegiatan yang mempererat persaudaraan masyarakat sekaligus menjadi ruang pelestarian budaya lokal di Desa Banjarkulon.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!
Terus Melaju Bersama, Bersatu dalam Kebersamaan, dan Lestarikan Budaya untuk Generasi Mendatang.